NewsPDM Grobogan

Generasi Muda dan Muhammadiyah: Antara Harapan, Tantangan, dan Masa Depan Berkemajuan

Grobogan, 14 Mei 2026 – Persepsi generasi muda terhadap Muhammadiyah menjadi salah satu tema penting yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag dalam kegiatan Turba (Turun ke Bawah) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Grobogan. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Soybean Resto Sukorejo, Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.
Dalam paparannya, Prof. Zakiyuddin Baidhawy menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa saat ini, persepsi generasi muda terhadap Muhammadiyah cukup beragam, mulai dari yang melihat Muhammadiyah sebagai organisasi modern dan progresif, hingga yang masih menganggapnya kurang dekat dengan dinamika anak muda.
“Generasi muda hari ini hidup dalam dunia yang serba cepat, digital, dan penuh tantangan. Muhammadiyah harus mampu hadir dan relevan di tengah kehidupan mereka,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa Muhammadiyah memiliki modal besar sebagai gerakan Islam berkemajuan yang telah lama berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Namun demikian, pendekatan kepada generasi muda perlu terus diperbarui agar lebih komunikatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah bagaimana Muhammadiyah mampu membangun kedekatan emosional dan kultural dengan generasi muda. Hal ini dapat dilakukan melalui pemanfaatan media digital, penguatan komunitas kreatif, serta pemberian ruang ekspresi bagi anak muda dalam berbagai bidang, termasuk seni, teknologi, dan kewirausahaan.
Lebih lanjut, Prof. Zakiyuddin juga mengajak seluruh elemen Muhammadiyah untuk tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi menjadi pelaku utama dalam membimbing generasi muda. Ia menegaskan pentingnya membangun narasi positif tentang Muhammadiyah sebagai gerakan yang terbuka, ramah, dan solutif.
“Anak muda membutuhkan ruang, bukan sekadar arahan. Muhammadiyah harus menjadi rumah yang nyaman, tempat mereka tumbuh, belajar, dan berkontribusi,” tambahnya.
Kegiatan Turba ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Grobogan. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat peran Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam merangkul generasi muda sebagai penerus perjuangan.
Dengan semangat berkemajuan, diharapkan Muhammadiyah terus mampu menjadi gerakan yang relevan dan dicintai oleh generasi muda, sekaligus menjadi pelopor perubahan menuju masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Penulis : Heru Cahyono – Sekretaris MPI PDM Grobogan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button