PDM Grobogan

Saat Tongkat Estafet Pendidikan Berpindah, Muhammadiyah Grobogan Menitipkan Masa Depan pada 11 Pemimpin Baru

Grobogan, 16 Juli 2026. Sebanyak 11 kepala sekolah Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Grobogan resmi dilantik oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Grobogan melalui Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen & PNF) pada Kamis (16/7/2026). Prosesi pelantikan yang berlangsung di Hotel Kyriad Grand Master Purwodadi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Grobogan, Majelis Dikdasmen & PNF PDM Grobogan, perwakilan Majelis Dikdasmen & PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan, para kepala sekolah Muhammadiyah, serta tamu undangan dari berbagai elemen pendidikan dan persyarikatan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan besarnya perhatian dan dukungan terhadap kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Grobogan.

Sebanyak 11 kepala sekolah yang dilantik berasal dari jenjang SD, MI, SMP, SMA, hingga SMK Muhammadiyah. Mereka adalah Abd. Kiddatul Rohman, S.Kom.I., M.Pd. sebagai Kepala SD Bilingual Muhammadiyah 1 Purwodadi, Muhammad Yaser Arafat, S.Pd.I., M.Pd. sebagai Kepala SD IT Muhammadiyah Wirosari, Henni Haryati, S.Pd. sebagai Kepala MI Muhammadiyah Karangrayung, Hadi Agus Susilo, S.Pd. sebagai Kepala SMP Muhammadiyah Geyer, Dedi Agus Ismailianto, S.Pd. sebagai Kepala SMP Muhammadiyah Karangrayung, Vivien Meilinda, S.Pd. sebagai Kepala SMP Muhammadiyah Godong, Jarwanto, S.Pd.I. sebagai Kepala SMP Muhammadiyah Gubug, Sisca Febitasari, S.Pd. sebagai Kepala SMA Muhammadiyah Toroh, Khusnul Kholifah Sari, S.Pd. sebagai Kepala SMA Muhammadiyah Godong, Khusen, S.Pd.I. sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Karangrayung, serta Muslimin, S.Pd.I., M.Pd. sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Gubug.

Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan struktural, melainkan bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan yang menjadi ciri khas Muhammadiyah dalam menjaga keberlanjutan gerakan dakwah melalui pendidikan. Kepala sekolah Muhammadiyah tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi manajerial, tetapi juga menjadi pemimpin pembelajaran, penggerak inovasi, sekaligus teladan dalam penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan sekolah.

Majelis Dikdasmen & PNF Muhammadiyah sendiri terus mendorong penguatan tata kelola sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, hingga pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari strategi menghadapi perubahan zaman. Penguatan kepemimpinan kepala sekolah menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan sekolah Muhammadiyah yang unggul, berdaya saing, dan berkemajuan.

Melalui amanah baru ini, para kepala sekolah diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi dan terobosan yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing. Sinergi dengan orang tua, masyarakat, pemerintah, dan persyarikatan Muhammadiyah juga menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

Bagi Muhammadiyah, pendidikan merupakan salah satu medan dakwah strategis untuk membentuk generasi beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing global. Karena itu, pelantikan ini bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, melainkan tentang menitipkan masa depan pendidikan kepada para pemimpin baru yang akan melanjutkan perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Grobogan.

Penulis: Feri Irawan (MPI PDM Grobogan)

Editor: Heru Cahyono, A.Md.Ak., S.Sos

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button