PDM Grobogan

MUHAMMADIYAH GROBOGAN KOMPAK MEMBUAT BARISAN YANG RAPI UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT

Bandungan, 7 Februari 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas dakwah Islam di kabupaten Grobogan, Panitia Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Grobogan menggelar acara yang mengangkat tema “Berpacu Bersinergi Memperkuat Dakwah, AUM dan Kesejahteraan Umat”. Sukarno selaku ketua panitia, dihadiri oleh semua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), lembaga, ortom, AUM dan anggota Muhammadiyah, serta diharapkan dapat menjadikan Grobogan sebagai contoh dalam dakwah kultural dan komunitas.

Acara yang diadakan di hotel Kusma Bandungan kabupaten Semarang  dimaksudkan untuk menjunjung risalah dan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Sukarno dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan program-program yang berkontribusi pada kebaikan bersama. “Dakwah bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan amanah setiap individu untuk bergerak demi kebaikan,” ujarnya.

Rosidi, sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Grobogan, menekankan perlunya evaluasi dan pelaksanaan program kerja yang belum berjalan. Ia juga berharap agar setiap program dakwah yang dirancang dapat segera direalisasikan untuk memberikan manfaat praktis bagi masyarakat. “Kita harus maksimal dalam menjalankan amanah yang telah diberikan,” tambah Rosidi.

Saat ini, Grobogan telah memiliki delapan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mampu menampung hingga 400 tenaga kerja. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal pergerakan dakwah Islam. Rosidi menuturkan bahwa ada peluang untuk membangun rumah pemotongan hewan yang dapat mendukung keberlangsungan MBG.

Wahyudi selaku wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, dalam pidatonya mendorong semangat anggota untuk aktif dalam dakwah. Ia menjelaskan bahwa Musypimda merupakan kesempatan untuk mengevaluasi rencana program yang telah dijalankan serta menetapkan program-program pilihan yang berkualitas.

Selanjutnya, dalam menjalin kerjasama yang solid, Wahyudi menekankan pentingnya kompak dan gotong royong dalam setiap kegiatan dakwah. “Sinergi dalam beramal itu indah. Kita harus menjadi barisan yang rapi dan kuat untuk menghadapi berbagai tantangan,” ungkapnya.

Pelaksanaan Musypimda kali ini juga menjadi media dakwah yang efektif untuk Muhammadiyah khususnya dan umat Islam pada umumnya. Sejumlah institusi seperti Rumah Sakit dan sekolah yang berkualitas dengan layanan prima dianggap sebagai awal yang baik untuk menggali potensi dan mengembangkan kemauan masyarakat dalam beramal.

Harapan besar disampaikan oleh Sukarno dan seluruh jajarannya, agar acara ini dapat menjadi langkah awal untuk memajukan dakwah di Grobogan. Mereka berkomitmen untuk terus bergerak maju, menyuarakan nilai-nilai positif, serta memberi teladan kepada generasi muda.

Di akhir acara, semua peserta sepakat untuk saling mendukung dalam setiap program yang dijalankan. Kesatuan langkah ini diharapkan mampu menghasilkan dampak yang signifikan bagi masyarakat Grobogan dan memberikan kontribusi bagi dunia dakwah Islam, pendidikan dan sosial. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, Musypimda Grobogan berharap mendapatkan berkah dari Allah serta ditunjukkan jalan menuju keberhasilan dalam setiap langkah dakwahnya.

Oleh: Suyadi LDK Grobogan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button