Perluas Jangkauan Dakwah, PDM Grobogan Kukuhkan Pimpinan Ranting Perdana

GROBOGAN – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Grobogan mencatatkan momen bersejarah dengan mengukuhkan sejumlah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) untuk pertama kalinya. Pengukuhan ini menjadi puncak acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 H yang juga dirangkai dengan pelepasan calon jamaah haji, bertempat di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Muhammadiyah Grobogan, Ahad (12/4/2026).
Acara akbar yang dihadiri ratusan kader dan pimpinan dari berbagai tingkatan ini menandai langkah strategis PDM Grobogan dalam memperluas jangkauan dakwah dan pelayanan hingga ke tingkat akar rumput. Lahirnya ranting-ranting baru ini dipandang sebagai upaya untuk memperkuat struktur organisasi di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau secara formal.
Ketua PDM Grobogan, Drs. H. Rosyidi, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan signifikansi dari pengukuhan perdana ini. Menurutnya, ini adalah bukti vitalitas dan pertumbuhan persyarikatan di daerah.
“Pengukuhan pimpinan ranting yang baru terbentuk ini adalah tonggak sejarah bagi kami. Ini bukan sekadar regenerasi, melainkan sebuah ekspansi dakwah untuk menjangkau komunitas hingga ke tingkat paling bawah,” ujar H. Rosyidi. “Dengan lahirnya ranting-ranting baru ini, kami berharap pelayanan dan syiar Muhammadiyah dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh penjuru Grobogan.”
Selain pengukuhan, suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan calon jamaah haji. Secara simbolis, Ketua PDM mengalungkan syal kepada perwakilan jamaah sebagai tanda doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar Muhammadiyah Grobogan.
Tausyiah utama dalam acara ini disampaikan oleh Dr. H. KRAT. AM Jumai, S.E., M.M., Ketua Lembaga Dakwah Komunitas PWM Jawa Tengah. Ia berpesan agar semangat kebersamaan dan pengabdian yang ditunjukkan dalam acara ini terus dipelihara, khususnya bagi para pimpinan ranting yang baru dilantik sebagai ujung tombak dakwah di masyarakat.
Sebagai langkah selanjutnya, pimpinan ranting yang baru dikukuhkan akan segera menyusun dan menjalankan program kerja perdana mereka, berfokus pada kegiatan dakwah, sosial, dan pendidikan di lingkungan masing-masing. Sementara itu, para calon jamaah haji akan memasuki tahap karantina dan persiapan akhir jelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Oleh: Feri Irawan (MPI Muhammadiyah Grobogan)




