NewsPDM Grobogan

Dua Ribu Peserta Pawai, Ramaikan Ramadhan Terpadu: Ibadah, Edukasi, dan Aksi Sosial Menyatu

Gubug, Grobogan, 14 Februari 2026 – Muhammadiyah Gubug, kabupaten Grobogan bersama ranting dan cabang setempat menggelar kegiatan syiar menjelang Ramadhan dalam tajuk “Ramadhan Terpadu: Sinergi Ibadah, Edukasi, dan Aksi Sosial Kemandirian dan Kesejahteraan Bersama”. Acara ini dihadiri oleh perwakilan cabang Tegowanu, Tanggungharjo, Kedungjati, dan Gubug serta berbagai unsur organisasi dan pendidikan setempat, menegaskan kekompakan organisasi Muhammadiyah Grobogan ujar Drs. H. Nuryadi selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Grobogan.

Kegiatan yang dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadhan ini berjalan sebagai rangkaian acara pra-Ramadhan, dimulai dengan pawai ta’aruf yang berlangsung pagi hari lalu dilanjutkan Tablig Akbar dan rangkaian kegiatan Ramadhan lainnya. Ketua panitia, Wahyu Baidlowi Noor, melaporkan bahwa kegiatan sudah direncanakan matang dan menjadi pembuka agenda Ramadhan yang berkelanjutan di Gubug.

Rangkaian kegiatan bermula dan berakhir di lapangan SMA Gubug, dengan rute pawai ta’aruf yang mengelilingi kota Gubug. Lokasi ini dipilih agar kegiatan mudah dijangkau warga, pelajar, serta pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sehingga pesan syiar dan edukasi dapat menyebar luas di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara elemen yaitu ibadah, edukasi, dan aksi sosial dalam rangka meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan bersama. PDM Grobogan dan PCM Gubug berharap kegiatan besar menjelang Ramadhan itu menjadi momentum konsolidasi organisasi, peningkatan kualitas SDM, serta promosi amal usaha yang telah berkembang di wilayah tersebut.

Acara dihadiri oleh sembilan anggota PCM Gubug, sembilan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), perwakilan ranting, Ortom termasuk Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta ribuan peserta dari kalangan pelajar dan masyarakat. Peserta pawai tercatat mencapai sekitar 2.000 orang, melibatkan siswa TK, PAUD, RA, SD, SMP, SMA, SMK, warga Muhammadiyah, simpatisan, dan pegawai AUM tegas Drs. Ali Sadzali selaku ketua PCM Gubug .

Rangkaian kegiatan meliputi pawai taaruf, Tablig Akbar yang menghadirkan Ustadz Wahyono, S.Pd.I sebagai penceramah, serta agenda Ramadhan seperti buka bersama, tarling, kultum bergilir, jadwal sholat tarawih, dan persiapan perayaan Idul Fitri termasuk takbir berjamaah. Selain kegiatan keagamaan, juga ditekankan program edukasi dan aksi sosial dari AUM seperti bazar pasar murah dan cek kesehatan serta pengobatan gratis.

Tablig Akbar menghadirkan tausiyah motivasional tentang perbaikan diri, pentingnya kritik dan evaluasi, pengembangan sumber daya manusia, serta etos kerja yang tinggi. Ustadz Wahyono menekankan pentingnya istiqomah, ikhlas, dan sabar sebagai resep hidup diberkahi; mendorong pengurus AUM berkontribusi dan belajar dari lembaga lain; serta menjadikan tempat kerja sebagai rumah kedua. Ia juga menyinggung contoh praktis seperti pembiasaan ngaji Al-Qur’an, disiplin sholat berjamaah ke masjid, dan keteladanan hidup sederhana bagi keluarga.

Amal Usaha Muhammadiyah di wilayah Gubug telah menyiapkan fasilitas signifikan untuk layanan publik, termasuk kesiapan 120 tempat tidur untuk pasien dan seluruh AUM yang telah meraih akreditasi A (Unggul), termasuk panti asuhannya. AUM juga mempekerjakan ratusan pegawai  sekitar 350 orang dari RS PKU Gubug dan 250 tenaga pendidik serta pegawai sekolah  sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi ajang penguatan jaringan dan sumber daya manusia organisasi.

Meskipun Kecamatan Gubug terdiri dari 21 desa, saat ini baru terbentuk enam ranting Muhammadiyah sehingga perlu pengembangan organisasi hingga ke tingkat perdesaan. Panitia dan pimpinan berharap momentum Ramadhan Terpadu dapat mendorong pembentukan ranting baru, peningkatan partisipasi warga, serta penguatan peran amal usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan pra-Ramadhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya sinergis untuk menggabungkan nilai ibadah, edukasi, dan aksi sosial demi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan bersama. Rangkaian program Ramadhan yang sudah dijadwalkan diharapkan berkelanjutan: dari buka bersama hingga pelaksanaan tarawih dan takbir berjamaah, sambil terus memperkuat kapasitas pengurus, memperluas jaringan ranting, dan mengoptimalkan peran AUM di Gubug dan sekitarnya. #Suyadi LDK Grobogan#

suyadi_ldk

LDK Grobogan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button